Mitos Yang Berkembang Tentang Stroke

Banyak orang yang berbicara tentang stroke dan seringkali memberikan mitos-mitos yang sangat menyeramkan dan membuat orang yang mengidap penyakit stroke itu merasa takut, tapi sebenarnya mitos itu bisa di hindari dan liawan oleh kita sendiri. Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang beberapa Mitos Yang Berkembang Tentang Stroke yang dapat anda simak dan ketahui dibawah ini.

Beberapa Mitos Yang Berkembang Tentang Stroke

Khasiat Minyak Ikan

Stroke adalah suatu kejadian rusaknya sebagian dari otak yang terjadi ketika pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke otak tersbumbat, atau robek, dan bocor yang dapat mengganggu fungsi saraf dan menyebabkan penurunan kesadaran, gangguan bicara, serta kelumpuhan anggota gerak yang dimana bisa terjadi secara tiba-tiba akibat adanya gangguan pada pembuluh darah arteri tersebut.

Dari data World Stroke Organization ( Organisasi Stroke Dunia ) mengatakan bahwa kejadian stroke mengalami peningkatan yang signifikan di negara-negara berkembang. Penelitian juga menunjugan jika angka kecacatan dan kematian lebih tinggi pada negara berkembang dan salahsatu penebab meningkatnya kejadian stroke di negara berkembang tidak lepas dari adanya mitos yang salah kaprah tentang stroke di kalangan masryarakat dan inilah mitosnya.

Beberapa Mitos Yang Berkembang Tentang Stroke :

  • Stroke Hanya Terjadi Pada Orang Lanjut Usia

Mitos ini merupakan anggapan yang tidak tepat. Faktanya stroke bisa menyerang siapa saja dan tidak mengenal usia, memang kejadian stroke sering dijumpai pada orang berusia 50 tahun keatas, namun stroke juga bisa menyerang semua usia. Stroke bisa terjadi pada anak, dan umumnya kondisi ini dikarenakan kelainan pada pembuluh darah dan komponen darah sejak dia lahir, dan ini tidak terkait dengan gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, kegemukan, seperti pada orang dewasa.

  • Stroke Hanya Menyerang Laki-laki

Sudah disebutkan dalam mitos yang pertama bahwa stroke bisa menyerang siapa saja baik itu laki-laki ataupun perempuan. Sebuah penelitian besar di tahun 2007 oleh Seshadri menunjukan bahwa stroke sering terjadi pada perempuan. Stroke bisa meningkat dua kali lipat pada wanita yang mempunyai tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Selain itu, kejadian stroke pada wanita biasanya meningkat signifikan saat mereka memasuki usia menopause.

  • Stroke Hanya Terjadi Pada Penderita Hipertensi

Memang mitos yang satu ini tidak sepenuhnya salah dan tidak sepenuhnya benar, walaupun hipertensi adalah faktor risiko terjadi stroke yang utama, akan tetapi itu bukanlah satu-satunya. Selain hipertensi, faktor risiko lainnya adalah diabetes, kolesterol tinggi, darah tinggi, meroko, riwayat keluarga, dll.

  • Stroke Hanya Ada Satu Jenis

Hal yang satu ini tidak tepat, karena sebenarnya terdapat dua jenis stroke. Yang pertama adalah Stroke Iskemik yaitu penyumbatan pada salah satu pembuluh darah yang berperan dalam menuplai darah ke otak. Sedangkan yang kedua adalah Stroke Hemoragik yaitu pendarahan otak akibat pembuluh darah pecah.

Kedua jenis stroke ini memang hampir sama namun dalam hal penanganannya kedua jenis ini sangat berbeda.

  • Stroke Tidak Dapat Dicegah

Mitos ini sangat salah, karena faktanya stroke bisa dicegah dengan mengetahui terlebih dahulu faktor risiko stroke itu sendiri. Selanjutnya, pengendalian faktor risiko stroke adalah dengan cara menurunkan berat badan berlebih, menormalkan kadar kolesterol darah, berhenti merokok, dan menurunkan tekanan darah.

Intinya adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Untuk menerapkanya sangat sianjurkan mengkonsumsi makanan yang lebih sehat seperti buah dan sayur, berolahraga, dan menghindari merokok. Pada kasus tertentu anda juga perlu mengkonsumsi obat-obatan untuk menormalkan kolesterol darah dan terkanan darah.

  • Stroke Tidak Dapat Diobati

Fakta dari mitos ini stroke memang bisa diobati, hanya saja untuk mendapatkan pengobatan stroke yang paling optimal sangat dipengaruhi oleh waktu. Semakain cepat orang terkena stroke mendapatkan eprtolongan yang tepat, maka semakin besar pula kemungkinan terhindari dari kecacatan dan kematian akibat stroke. Permasalahan yang umum dijumpai adalah kurang diketahuinya gejala stroke. Adapun batas waktu penanganan stroke agar lebih optimal adalah 3 hingga 4,5 jam pasca kejadian. Apabila anda mengataui orang terdepat mengalami kesulitan bicaram penurunan kesadaran, dan kelumpuha yang terjadi secara tiba-tiba, bisa jadi ini adalah serangan stroke dan bawa segera ke rumah sakit yang mempunyai fasilitas memadai.

  • Stroke Merupakan Akhir Dari Segalanya

Mitos ini yang paling ditakuti oleh semua orang tapi ternyata faktanya stroke bukanlah akhir dari segalanya. Sebagai informasi, angka kematian yang disebabkan stroke adalah 20-30%, hal ini berarti masih ada 70% kemungkinan masih bsia hidup. Orang-orang tersebut dikenal dengan “The Stroke Survivors” atau orang yang selamat dari penyakit stroke.

Nah ternyata itulah beberapa Mitos Yang Berkembang Tentang Stroke dikalangan masyarakan diseluruh dunia, jadi tidak perlu terlalu percaya ketika kita masih ada keinginan untuk semuh dari penyakit stroke pasti bisa sembuh.

Mitos Yang Berkembang Tentang Stroke

reposted by : minyakikan.co

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *