Penyebab Gejala Batuk Darah Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Gejala Batuk Darah Dan Cara Mengatasinya – Batuk Darah merupakan keadaan dimana seseorang mengalami batuk yang disertai darah. Batuk darah sendiri adalah suatu bentuk gejala yang dapat timbul akibat sejumlah kondisi. Apabila batuk darah dialami oleh kalangan usia muda yang mempunyai riwayat kesehatan baik.

batuk-berdarah

Biasanya itu bukan merupakan pertanda dari suatu penyakit serius. Akan tetapi, apabila yang mengalaminya adalah orang-orang berusia lanjut atau diketahui mempunyai kebiasaan merokok, maka ada kemungkinan bahwa batuk merupakan gejala dari suatu penyakit.

Ciri-ciri darah dalam kasus batuk darah disa bermacam-macam, ada yang berwarna merah muda atau merah terang, dan ada juga yang mempunyai tekstur berbusa atau bahkan bercampur dengan lendir.

Darah tersebut umumnya berasal dari paru-paru akibat infeksi atau batuk berkepanjangan. Sedangkan darah yang berwarna gelap dan ada noda hitam seperti bubuk kopi kemungkinan itu berasal dari saluran pencernaan.

Kondisi tersebut cukup serius dan memerlukan penanganan medis secepatnya. Begitu pula jika seseorang mengalami gejala berikut :

  • Batuk disertai dengan dahak bercampur darah.
  • Batuk dengan volume darah cukup banyak.
  • Batuk darah disertai penurunan nafsu makan dan berat badan.
  • Batuk darah disertai dengan gejala sesak napas, demam lebih dari 38 derajat Celcius, pusing, berkeringat di malam hari dan nyeri dada.
  • Batuk darah yang berlangsung lebih dari seminggu.
  • Batuk darah yang muncul dan hilang.

Penyebab Batuk Dara

Berikut keadaan yang bisa menyebab batuk darah di antaranya adalah :

  • Bronktis. Bronktis adalah peradangan pada jaringan paru-paru, dan merupakan penyebab batuk darah yang paling sering. Batuk berdarah yang disebabkan oleh kondisi ini umumnya tidak berbahaya atau bahkan mengancam nyawa.
  • Bronkiektasis. Selain batuk darah, jenis penyakit paru-paru ini juga mengakibatkan penumpukan lendir di dalam saluran napas.
  • Infeksi Paru. Selain batuk darah, penderita kondisi ini akan mengeluarkan dahak bewarna      kekuningan atau bernanah, serta sesak napas yang disertai demam.
  • Edema paru atau penumpukan cairan. Batuk berdarah biasanya terjadi pada penderita edema paru yang juga terdiagnosis memiliki masalah pada jantung. Darah yang keluar saat batuk akan memiliki tekstur berbusa dan berwarna merah muda.
  • Emboli paru atau penggumpalan darah. Selain batuk darah, kondisi ini dapat menyebabkan nyeri dada dan sesak napas secara tiba-tiba.
  • Tuberkulosis atau TBC. Ini merupakan golongan infeksi paru-paru parah. Selain batuk darah, TBC juga dapat menyebabkan penderitanya mengalami demam dan berkeringat berlebihan.
  • Kanker paru-paru. Gejala utama dari kanker paru, terutama pada stadium akhir, adalah batuk darah, mengi, serta sesak napas.
  • Luka berat, misalnya akibat kecelakaan lalu lintas atau terkena senjata.
  • Penyakit autoimun, seperti lupus, granulomatosis Wegener, atau sindrom Churg-Strauss.
  • Gagal jantung kongestif, terutama karena stenosis mitral.
  • Batuk parah berkepanjangan.
  • Efek samping obat-obatan pengencer darah.
  • Efek samping penggunaan narkoba.
  • Varises bronkial. Batuk darah bisa terjadi karena pecahnya varises bronkial, pada penderita sirosis hati dan keadaan hipertensi portal lainnya.

Selain kondisi-kondisi tersebut, batuk darah juga bisa disebabkan oleh pendarahan di dalam tenggorokan, mulut, atau hidung yang bercampur dengan air liur ketika penderitanya batuk.

Baca Juga : Obat Batuk Berdarah Ampuh QnC Jelly Gamat

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *